Cara Kerja Sensor Secara Umum dan Terapannya

Zonateknologi.com – Cara kerja sensor menjadi salah satu pelajaran penting dalam pendidikan science dan teknologi, apalagi jika kamu adalah seorang siswa/i jurusan SMK Teknik atau seorang mahasiswa/i teknik di salah satu kampus tertentu.

Sensor merupakan alat ukur berupa tekanan, daya listrik, kecepatan, temprature, aliran air, dan lain sebagainya. Sensor juga erat kaitannya dengan kegiatan programming, karena program tersebutlah yang membantu sensor menterjemahkan bahasa input pembacaan sensor ke output pembacaan sensor yang mudah dipahami oleh manusia.

Terdapat hal penting yang wajib kamu ketahui. Sebelum menerapkan suatu sensor dalam fungsi kerja, kamu wajib melakukan tindakan kalibrasi terhadap sensor tersebut. Karena fungsi dari kalibrasi adalah untuk melakukan tindakan tera ulang dan mencocokkan antara sensor A dan B apakah sudah sama atau tidak.

Jika hasil dari kalibrasi baik, maka sensor tersebut dapat kamu gunakan sebagai alat ukur untuk membantu pekerjaan atau praktikum sekolah.

Cara Kerja Sensor

Seperti yang sudah kami singgung dalam paragraf di atas sebelumnya, cara kerja sensor sebenarnya sangat sederhana. Ada probe sensor yang ditempelkan di suatu objek tertentu, sensor akan mulai proses data dari probe yang ditempelkan, kemudian mikro kontroller akan memproses data tersebut menjadi output data yang bisa dibaca manusia.

Secara umum kamu dapat memahami cara kerja sensor dari ilustrasi gambar di bawah ini.

Prinsip Kerja Sensor

cara kerja sensor
Cara Kerja Sensor Secara Umum dan Terapannya 32

Dengan melihat gambar di atas, harusnya kamu dapat langsung memhami cara kerja sensor itu seperti apa. Contoh sederhana dari probe sensor adalah terletak pada alat ukur avo meter, atau alat ukur listrik. Yang mana kedua kabel positif dan com nya diukur ke salah satu objek tegangan listrik, dan hasil tegangannya terbaca pada display avo meter.

Terapan Sensor Dalam Kehidupan

Dalam kehidupan sehari-hari, pada dasarnya kamu pasti sudah melihat banyak hal yang menggunakan sensor sebagai alat ukur bantunya. Teruntuk pembahasan ini, kami akan melakukan rincian terapan sensor dalam kehidupan nyata.

Sensor Otomotif

Pastinya jika membahas sensor dalam otomotif, kami dapat memberikan contoh dalam penerapan kendaraan mobil. Sensor diberikan untuk membantu tekanan ban dari unit mobil, kemudian temprature mesin mobil, sensor pengereman kendaraan, sensor parkir saat jalan mundur, dan lain sebagainya.

Sensor Industri Pabrik

Untuk terapan sensor dalam industri pabrik tentunya juga sangat kompleks, karena ada factor safety yang harus dijaga juga. Antara lain sensor gas atau asap, jika terjadi kebarakan maka pompa pemadam otomatis menyala untuk memadamkan ruangan, sensor flow cairan dalam transfer masa, sensor temprature, sensor kecepatan, dan lain sebagainya yang diatur mikro kontrol seperti PLC atau SCADA.

Sensor Kesehatan

Dalam bidang kesehatan pastinya juga lebih kompleks jika dilihat dari penerapannya, karena setiap rumah sakit pasti memiliki alat detak jantung, alat ukur tekanan darah, alat ukur gula, dan lain sebagainya yang berfungsi membantu pekerjaan dokter.

Nah itulah beberapa dari terapan sensor dalam kehidupan nyata. Pastinya sangat banyak sekali hal lain yang kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan sensor.

Karena pada prinsipnya, cara kerja sensor adalah untuk membantu proses kerja manusia dalam hal tertentu yang tidak bisa dibaca langsung oleh manusia, contoh sederhananya adalah tegangan listrik, arus listrik, dan lain sebagainya.

Tetap ikuti artikel menarik lainnya dari zonateknologi.com ya, akan ada update artikel ilmu pengetahuan lagi tentunya yang akan kami share, terimakasih.

You might also like